Penjelasan Dokter Penyebab Choirul Huda Meninggal

10/16/2017 08:57:00 AM



BERITABOLA.ID - Lamongan, dunia sepak bola tengah berduka pada kemarin malam. Penjaga gawang sekaligus kapten Persela Lamongan yakni Choirul Huda di pastikan meninggal dunia. Choirul Huda menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Soegiri pada minggu malam kemarin. Menurut kepada RSUD, C. Huda mengalami trauma benturan sehingga menyebabkan berhenti bernafas atau tak sadarkan diri sesaat setalah tabrakan.

"C. Huda mengalami trauma benturan dengan pemain satu tim, sehingga terjadi apa yang kita sebut henti jantung dan henti nafas. Oleh teman-teman medis di stadion sudah dilakukan penanganan pembebasan jalan nafas dengan bantuan nafas " ujar dr. Yudistiro.

"C. Huda sempat merespon dengan adanya gambaran kulit memerah, namun kondisinya tetap semakin menurun. Pompa jantung dan otak itu di lakukan selama satu jam tidak ada respon. Tidak ada reflek tanda-tanda kehidupan normal. Kemudian kita menyatakan meninggal pada pukul 16.45 WIB," terangnya.

"Itu analisis awal kami, karena tim medis kami tidak sempat melakukan scaning, karena C. Huda tidak layak transport dengan kondisi kritis seperti itu. Kita tidak bisa mengkondisikan untuk di bawa ke rungan radiologi. Kita lebih menangani kondisi awal," tutupnya.

Setelah di pastikan meninggal dunia, banyak ucapan yang berdatangan dari seluruh penjuru dunia. C. Huda sendiri selalu setia membela Persela Lamongan dari awal karirnya hingga akhir karirnya. Bahkan tak jarang media menyebutnya sebagai Buffon nya Indonesia. 

0 Response to "Penjelasan Dokter Penyebab Choirul Huda Meninggal"

Posting Komentar

wdcfawqafwef